Penutupan Sejumlah Casino di Amerika Serikat Akibat Dampak Pandemi COVID-19

Penutupan Sejumlah Casino di Amerika Serikat Akibat Dampak Pandemi COVID-19 – Awal tahun 2020, dunia dikejutkan dengan munculnya virus baru yang mematikan dan secara cepat menyebar ke berbagai penjuru dunia. Virus ini kemudian dinamai sebagai virus COVID-19. Penyebaran virus yang masif dan mematikan ke seluruh negara di dunia, membuat WHO menetapkan virus ini sebagai sebuah pandemi global. Akibatnya, seluruh aspek kehidupan manusia di berbagai negara di penjuru dunia mendapatkan dampaknya. Pandemi COVID-19 juga telah menyebabkan lumpuhnya sektor kehidupan masyarakat. Mengapa? Hal ini disebabkan adanya pembatasan sosial yang disebut dengan social distancing dimana masyarakat harus menjauhi keramaian agar tidak terjadi penularan virus yang lebih parah. Oleh karena itu, banyak aktivitas dan sektor ekonomi yang terganggu karena tidak adanya aktivitas dari masyarakat.

Hal ini juga mengakibatkan adanya penutupan sejumlah tempat umum dan toko demi menghindari kerumunan masyarakat. Salah satunya adalah penutupan casino yang marak terjadi di Amerika Serikat. Seperti yang telah diketahui, casino dan Amerika Serikat merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Negara Paman Sam ini memiliki banyak casino yang legal dan tersebar di penjuru kota di banyak negara bagian. Oleh karena itu, tak heran jika banyak masyarakat dari luar negeri yang menyempatkan diri untuk datang ke casino yang ada di Amerika Serikat. Akan tetapi, adanya pandemi COVID-19 membuat pemerintah beberapa negara bagian di Amerika Serikat menutup atau membatasi jumlah pengunjung yang ada di casino. Penutupan terjadi pada beberapa casino yang beroperasi secara offline atau yang dikenal dengan nama Land-Based Properties. Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya penularan virus COVID-19 yang lebih luas di Amerika Serikat.

Salah satunya adalah penutupan yang terjadi di negara bagian Illinois. Penutupan casino di negara bagian ini telah dilakukan sejak tanggal 20 November 2020. Hal ini dilakukan karena semakin meningkatnya penyebaran virus COVID-19. Pemerintah negara bagian setempat juga mengatakan bahwa casino akan ditutup setidaknya hingga tiga minggu mendatang dengan mempertimbangkan jumlah kasus positif yang ada di negara bagian tersebut. Akan tetapi setidaknya ada angin segar bahwa casino yang ada di negara bagian ini akan dibuka kembali dalam waktu dekat. Akan tetapi, penutupan casino ini tidak dilakukan pada casino tribal. Sehingga, casino tribal tersebut tetap dibuka untuk umum dengan mempertimbangkan protokol kesehatan yang diwajibkan oleh pemerintah Amerika Serikat. Hal ini juga berlaku pada negara bagian Michigan yang menutup sementara beberapa casino di negara bagian tersebut selama beberapa waktu.

Akan tetapi, langkah berbeda dilakukan oleh pemerintah negara bagian Nevada. Pemerintah negara bagian ini tidak menutup secara total casino yang ada di negara tersebut. Akan tetapi, mereka melakukan pembatasan jumlah pengunjung yang diijinkan untuk datang ke casino pada satu waktu. Jumlah pengunjung yang diijinkan untuk datang hanya sebesar 25% dari total kapasitas casino. Sehingga, casino yang ada di negara Nevada tidak mengalami kerumunan yang berakibat penularan virus COVID-19. Selain itu, setiap casino juga diwajibkan untuk melaksanakan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah yaitu pengecekan suhu tubuh, penggunaan masker, menjaga jarak di antara pengunjung, dll. Pihak casino juga diminta untuk secara disiplin mengingatkan pengunjung casino agar mematuhi protokol kesehatan. Hal ini tentu merupakan kabar baik bagi masyarakat yang ingin mengunjungi casino di Amerika Serikat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>