Berita Kecelakaan

8 Fakta Terbaru Jatuhnya Sriwijaya Air SJ182

8 Fakta Terbaru Jatuhnya Sriwijaya Air SJ182 – Pesawat Sriwijaya Air SJ182 kehilangan kontak di dekat Kepulauan Kuril di utara Jakarta. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengonfirmasi kecelakaan itu.

8 Fakta Terbaru Jatuhnya Sriwijaya Air SJ182

Sumber : waspada.id

imrpublications – Menurut kabar, Sriwijaya Air akan lepas landas dari Bandara Soetta di Jakarta pada Sabtu (9/1) dan terbang menuju Pontianak sekitar pukul 13.30 WIB. Selain itu, waktu kontak terakhir pesawat SJ182 sekitar pukul 14.40 WIB. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membenarkan bahwa pesawat tersebut jatuh di dekat Pulau Laki.

“Iya dekat Pulau Male,” kata Budi Karya kepada detikcom, Sabtu (9/1/2021). Ia menjawab pertanyaan apakah sudah dipastikan pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang hilang kontak tersebut mengalami kecelakaan.

Selain itu, sekitar pukul 17.30 WIB, Budi mengatakan, Presiden Joko Widodo memberikan instruksi langsung. Dikatakan, Jokowi meminta pencarian yang maksimal.

Budi Karya mengatakan: “Pukul 17.30 WIB, Presiden memberi instruksi untuk memaksimalkan upaya pencarian kami.”

Budi Karya mengatakan, instruksi Presiden Jokowi terkait jatuhnya Sriwijaya Air SJ182 segera ditindaklanjuti. Aparat bergerak dengan mengerahkan perahu evakuasi.

Berikut 8 Fakta terbaru Jatuhnya Sriwijaya Air di dekat pulau :

1. TNI AL Temukan Titik Koordinat Jatuhnya Sriwijaya Air SJ182

Sumber : news.detik.com

TNI AL menemukan lokasi pasti jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 di perairan Kepulauan Kuril, Jakarta Utara, siang tadi. Konon pesawat Sriwijaya Air SJ182 berada di dekat Pulau Male.

Senin (9) / 1/2021).

Abdul mengatakan, lokasi pesawat berada di dekat Pulau Male. Dia mengatakan, koordinat pesawat Sriwijaya Air SJ182 sudah didistribusikan ke seluruh personel di lokasi.

Dia berkata: “Sudah ada posisi di sekitar Pulau Male, dan kami telah mengalokasikan mereka ke berbagai kamp.”TNI AL menemukan lokasi pasti jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 di perairan Kepulauan Kuril, Jakarta Utara, siang tadi. Konon pesawat Sriwijaya Air SJ182 berada di dekat Pulau Male.

Abdul mengatakan, lokasi pesawat berada di dekat Pulau Male. Dia mengatakan, koordinat pesawat Sriwijaya Air SJ182 sudah didistribusikan ke seluruh personel di lokasi.

Dia berkata: “Sudah ada posisi di sekitar Pulau Male, dan kami telah mengalokasikan mereka ke berbagai kamp.”

2. Menhub Laporkan Ada 62 Orang Dalam Manifest Pesawat

Sumber : infopublik.id

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Budi Karya Sumadi) mengatakan ada 50 penumpang dan 12 awak pesawat itu. Ketiga penumpang tersebut masih bayi.

Budi Karya dalam jumpa pers yang disiarkan melalui Zoom, Sabtu (9/1/2021) malam mengatakan: “Ada total 50 penumpang dan 12 awak, termasuk 40 dewasa, 7 anak-anak dan 3 bayi.”

Lokasi jatuhnya diduga berada di antara Pulau Male dan Pulau Lancang di Kepulauan Seribu.

Baca juga : 5 Faktor Pemicu Cuaca Ekstrem Beresiko bencana Di Wilayah Indonesia

3. ELT Pesawat Sriwijaya Tak Pancarkan Sinyal Bahaya

Sumber : rakyatku.com

Barthanas mengatakan bahwa ELT atau pencari lokasi darurat pesawat tidak mengeluarkan sinyal.

“Kami mengecek ELT di pesawat Sriwijaya 182 (SJ182) itu semua pesawat itu terdaftar di ELT Basarnas. Namun, kejadian ini tidak disampaikan. Itu sebabnya kami perlu cross check kedepannya kenapa Tindakan Basarnas dan Kepala Bidang Persiapan Bambang Suryo Aji mengatakan, dalam keadaan normal hal itu akan disampaikan dalam jumpa pers online, Sabtu (9/1/2021).

Bambang belum bisa memastikan dugaan awal bahwa pesawat ELT Sriwijaya Air SJ182 tidak memberikan sinyal saat kejadian tersebut terjadi. Bambang menegaskan, pihaknya masih akan menyelidiki penyebab ELT Sriwijaya Air SJ182 tidak mengirimkan sinyal.

Banbang mengatakan: “Kami juga tidak dapat menentukan mengapa kami tidak dapat meluncurkan perangkat, termasuk pengecekan silang kami, karena sistem satelit yang dimiliki oleh negara tetangga kami adalah Australia. Australia juga tidak menangkapnya.”

Dia berkata: “Oleh karena itu, kecurigaan dari Barcelonas menghalangi kami menemukan penyebab ELT.”

4. Sriwijaya Air SJ182 Disebut Jatuh di Antara Pulau Laki dan Pulau Lancang

Sumber : tribunnews.com

Empat menit setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, rute Jakarta-Puntanak SJ182 / SJY182 Sriwijaya Air mengalami kecelakaan. Lokasi kecelakaan diduga berada di antara Pulau Male dan Pulau Lancang di Kepulauan Seribu.

“Kami mengerahkan peralatan yang ada di Basarnas, dan kami telah mengirimkan kapal dan pelaut ke lokasi yang diduga jatuh. Setelah kehilangan kontak, pesawat itu berada di antara Pulau Male dan Pulau Lancang.” Operasi dan persiapan Bambang Suryo Aji. , Sabtu (9/1/2021).

Jarak antara kedua pulau tersebut 1,5-2 mil. Sedangkan lokasi berjarak 4,8 km dari Tanjung Kait di Tangerang.

Ia mengatakan: “Beberapa informasi di tempat kejadian menunjukkan bahwa beberapa tersangka telah ditemukan, tetapi kami masih belum dapat memastikan bahwa ini adalah bagian dari pesawat Sriwijaya. Barang-barang tersebut sudah ada di kapal kami.”

5. Kemenhub Ungkap Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Sempat Belok Misterius

Sumber : news.detik.com

Konon, arah pergerakan Sriwijaya Air SJ182 tidak sesuai dengan koordinatnya. Setelah bergerak ke arah misterius, pesawat tersebut menghilang dari layar radar.

Juru bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati mengungkapkan urutan waktu kerugian Sriwijaya Air SJ182 dalam jumpa pers, Sabtu (9/1/2021). Adidas mengatakan Sriwijaya Air SJ182 lepas landas pada pukul 14.36 WIB.

Adita berkata: “Kemudian pada 14:37, itu melintasi 1.700 kaki dan melakukan kontak dengan pendekatan Jakarta.”

Selanjutnya, pesawat Sriwijaya Air SJ182 diizinkan naik hingga ketinggian 29.000 kaki setelah keluar dari instrumen standar. Adita mengatakan, Jakarta mendekati dan melihat pesawat tidak mengarah pada suhu 075 derajat.

Adata mengatakan: “Selama pendekatan pukul 14:40 Jakarta, Sriwijaya Air tidak mencapai 075 derajat, tetapi barat laut atau barat laut. Oleh karena itu, diperlukan kontrol lalu lintas udara untuk melaporkan arah pesawat.”

Tak lama kemudian, pesawat menghilang dari layar radar dalam beberapa detik, kata Adita.

6. Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Sempat Delay 30 Menit

Sumber : indozone.id

Kondisi cuaca buruk dianggap menjadi kendala. Sebab sebelum penerbangan, Sriwijaya Air SJ182 sempat tertunda akibat cuaca buruk.

Direktur Utama Srwijaya Jeff Jauwena dalam jumpa pers yang digelar di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Sabtu (9/1/2020) malam: “Jadi keterlambatan itu berdasarkan informasi yang saya terima dan penyebabnya adalah hujan deras.”

Jefferson menambahkan, pesawat mengalami keterlambatan saat boarding di Bandara Soekarno Hatta.

Dia menambahkan: “Inilah sebabnya waktu boarding tertunda selama 30 menit.”

7. Tim Evakuasi Menemukan Kabel, Properti Penumpang Hingga Anggota Tubuh

Sumber : cnbcindonesia.com

Tim evakuasi menemukan beberapa barang yang diduga pesawat Sriwijaya Air SJ182 jatuh di Kepulauan Sribu, Jakarta Utara. Tim evakuasi menemukan kabel di anggota badan.

Awalnya, banyak bagian pesawat yang ditemukan, termasuk benda-benda yang diduga meluncur dalam keadaan darurat.

Kapten kapal patroli KPLP KN Trisula kapten pangkalan PLP Tanjung Pruuk Eko Surya mengatakan: “Kami di Trisula KN. Kami menemukan benda ini. Mungkin ini tangga darurat di pintu pesawat …” kata Hadi Dalam Video tersebut diterima detikcom dari Kementerian Humas, Badan Administrasi Umum Angkutan Laut, Sabtu (9/1/2021) malam.

Ia melanjutkan, “Benda itu ditemukan pukul 19.45 WIB.”

Tak hanya itu, tim evakuasi juga memuat kantong plastik hitam dengan kabel yang diduga ditemukan setelah pesawat Sriwijaya Air SJ182 jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta Utara. Kemudian memasukkan hasil investigasi ke dalam kantong oranye dan dikirim ke rumah sakit polisi dengan ambulans.

Kemudian, Bid Dokes Polda Metroda Jaya membenarkan temuan lain pagi ini di Pelabuhan JICT II Tanjung Priok, Jakarta Utara. Temuan itu dimasukkan ke dalam kantong plastik hitam dan diduga bagian tubuh dan milik penumpang Sriwi Jaya Airways SJ182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu Utara di Jakarta.

Kapolres Metropolitan Jaya Kombes Umar Shahab (Kombes Umar Shahab) mengatakan saat dihubungi Minggu (10/1/2021): “Ada bagian tubuh yang memang ditemukan.” Umar menjawab salah satunya. Pertanyaannya apakah kantong plastik itu dikirim ke Badan Nasional RS Polri pagi ini terkait runtuhnya Sriwijaya Air SJ 182.

Umar mengatakan, bukan hanya bagian tubuh, tapi juga harta benda yang diduga milik penumpang Sriwijaya Air SJ182 ditemukan dini hari kemarin. Saat ini, pihaknya masih menyelidiki temuan tersebut di RS Polri.

Dia berkata: “Saat ini ada 1 properti penumpang, saat ini di rumah sakit polisi.”

8. 10 KRI-Penyelam Diterjunkan ke Lokasi Jatunya Sriwijaya Air SJ182

Sumber : karawangpost.pikiran-rakyat.com

Pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di Pulau Male, Pulau Seribu, Jakarta terus berlanjut. Sebanyak 10 unit kapal Republik Indonesia (KRI) malam ini akan diterjunkan aparat.

Panglima Komando Armada 1 Laksamana Muda Abdul Rasyid Kacong (Laksamana Abdul Rasyid Kacong) mengatakan kepada wartawan JICT II TNI AL: “TNI AL, yang ingin saya sampaikan adalah malam ini kita siapkan 10 kapal KRI. 9/1/2021) .

Yang terbaru bernama KRI Gilimanuk, yang konon mendatangkan puluhan penyelam. KRI Gilimanuk (KRI Gilimanuk) langsung diparkir di lokasi dugaan jatuhnya pesawat.

Seperti kita ketahui bersama, KRI membawa puluhan penyelam dari elite marinir, Kopaska dan Denjaka, serta alat penyelamat lainnya. Penyelam elit ini memang dikerahkan untuk mencari pesawat Sriwijaya Air SJ182.

Similar Posts