Uncategorized

10 Negara Penghasil Minyak Bumi Terbesar di Dunia

10 Negara Penghasil Minyak Bumi Terbesar di Dunia – Minyak alam ialah pangkal energi alam yang tidak terbarukan, tercipta dari sisa- sisa biologis alga serta fosil sepanjang ribuan tahun. Dikala ini, nyaris seluruh kegiatan orang menginginkan minyak alam, bagus buat dipakai selaku materi dasar, materi pahlawan ataupun tenaga.

10 Negara Penghasil Minyak Bumi Terbesar di Dunia

Sumber : pelatihanprofitinternasional.com

imrpublications – Karena manfaatnya yang sangat besar, harga minyak menjadi sangat tinggi. Oleh karena itu, minyak bumi tercatat sebagai salah satu komoditas paling bernilai dan dapat memperkaya negara pemiliknya.

Untuk mengontrol produksi sumber minyak, negara-negara produsen membentuk Organisasi Kerjasama OPEC. Organisasi tersebut bertujuan untuk mengontrol harga minyak di pasaran agar tidak berfluktuasi tajam dan merugikan negara produsen.

Walaupun dikala ini pangkal energi alam yang terbarukan, semacam biomassa serta tenaga terbarukan, telah mulai nampak. Minyak tidak dan merta kehabisan kedudukannya selaku salah satu barang terkuat. Antara lain, oli senantiasa diperlukan selaku materi dasar pelumas, materi dasar plastik, pembuatan aspal serta pemurnian jadi minyak tanah.

Karena minyak memiliki berbagai fungsi yang sangat penting, negara yang memiliki minyak biasanya menjadi lebih kaya dan makmur. Namun, ada juga fenomena kutukan sumber daya yang membuat negara kaya sumber daya menjadi miskin.

Produksi minyak suatu negara biasanya dihitung dalam satuan BPD atau barel per hari atau berapa barel minyak yang dapat diisi dalam sehari. Menurut pengalaman, 1 barel sekitar 158,99 liter.

Berikut 10 Negara Produksi Minyak di Dunia :

1. India (2,515,459 barrel per hari)

Sumber : usnews.com

India merupakan produsen minyak terbanyak kesepuluh di bumi. Pada 2018, India memproduksi dekat 2, 5 juta barel minyak per hari. Walaupun penciptaan minyaknya besar, populasi yang besar serta perkembangan ekonomi yang cepat memforsir India buat mengimpor minyak dari luar negara.

Pada tahun 1889, pabrik minyak di India timbul selaku hasil temuan minyak di Digboi, Assam. Beberapa besar penciptaan minyak India terjalin di Gujarat, Assam, Rajasthan, serta wilayah bebas tepi laut.

 

2. Kuwait (2,923,825 barrel per hari)

Sumber : ayosemarang.com

Kuwait adalah negara kecil yang terletak di Timur Tengah, dengan ibukotanya Kuwait. Kuwait adalah negara yang sangat kaya, dan PDB per kapita-nya menempati urutan keempat di dunia. Kuwait adalah negara terkaya kedua di Teluk Persia setelah Qatar.

Perekonomian Kuwait sangat dipengaruhi oleh komoditas minyak dan gas, yang merupakan komoditas ekspor utamanya. Minyak bumi dan produk olahan lainnya menyumbang lebih dari 87% dari PDB Kuwait.

Meskipun ekonomi Kuwait didasarkan pada sektor pengeboran minyak primer dan sektor pengolahan minyak sekunder, itu masih dianggap sebagai salah satu ekonomi yang paling berkembang. Namun, ketika sumber daya minyak dan gas Kuwait habis, ekonominya bisa runtuh.

Baca juga : 10 Fakta Kudeta Di Myanmar

3. Uni Emirat Arab/UAE (3,106,077 barrel per hari)

Sumber : cnnindonesia.com

Seperti Kuwait, ekonomi Uni Emirat Arab sangat bergantung pada ekstraksi minyak. Lebih dari 33% PDB UEA berasal dari produksi dan pemrosesan minyak dan gas alam. Namun, UEA kini berusaha mendiversifikasi ekonominya untuk mengurangi ketergantungannya pada industri minyak dan gas.

Pada tahun 2018, output harian UEA mencapai 3,1 juta barel.Mengingat UEA merupakan negara kecil di Teluk Persia, angka ini sangat mengesankan. Sebagian besar minyak yang dimiliki oleh UEA berada di ibukotanya, Abu Dhabi.

Sejak 1967, UEA telah menjadi anggota kartel minyak OPEC. Partisipasinya dalam OPEC juga mempengaruhi produksi minyak di UEA, karena setiap negara anggota harus mematuhi kuota produksi.

4. Canada (3,662,694 barrel per hari)

Sumber : nationalgeographic.grid.id

Kanada merupakan negara yang memiliki cadangan minyak bumi yang cukup besar di benua Amerika Utara, namun cadangan tersebut sebagian besar terdapat dalam bentuk minyak dan gas alam nonkonvensional yaitu pasir minyak di Cekungan Athabasca di Alberta. Mendapatkan minyak dari pasir ini lebih sulit daripada mengekstraksi minyak dari rongga usus besar.

Sebagian besar minyak yang diproduksi di Kanada berasal dari pasir minyak, yang diklasifikasikan sebagai kualitas bitumen kualitas rendah dan harus dimurnikan lagi. Ada juga minyak yang mengandung minyak mentah ringan, minyak mentah berat, dan kondensat gas alam.

Sebagian besar minyak sulingan Kanada diekspor ke pasar internasional karena minyak yang diproduksi di Kanada pada dasarnya melebihi permintaan domestiknya. Oleh karena itu, minyak bumi merupakan salah satu penunjang devisa Kanada.

5. China (3,980,650 barrel per hari)

Sumber : news.okezone.com

China adalah negara terbesar ketiga di dunia, dengan populasi lebih dari 1 miliar, dan ekonominya telah tumbuh pada tingkat dua digit dalam beberapa tahun terakhir. Tentu, China membutuhkan banyak minyak untuk menopang ekonominya.

Sebagian besar produksi minyak Tiongkok berada di Cekungan Tarim, Heilongjiang di utara dan cekungan lepas pantai Laut Tiongkok Selatan. Pada 2018, produksi harian China sekitar 3,9 juta barel.

Meski menjadi produsen minyak terbesar keenam dunia, produksi dalam negeri hanya mampu memenuhi 2/3 dari kebutuhan dalam negeri. Oleh karena itu, China sedang mencari kebutuhan minyaknya.

6. Iran (3,990,956 barrel per hari)

Sumber : jawapos.com

Iran merupakan negeri yang terdapat di Timur Tengah, berbatasan dengan Irak serta Pakistan. Iran merupakan salah satu produsen minyak terbanyak kelima di bumi. Pada 2018, Iran memproduksi dekat 3, 99 juta barel per hari.

Ekspor barang minyak alam serta produk olahannya ialah pangkal penting devisa Iran. Pada tahun 2006, ditemui kalau minyak beramal 18, 7% dari PDB Iran.

Tetapi, kedudukan minyak serta gas jauh melewati kontribusinya kepada PDB. Zona migas ialah mesin perkembangan ekonomi serta penyerap daya kegiatan yang amat bermanfaat untuk Iran. Beberapa besar minyak yang dibuat di Iran diekspor ke pasar global.

Pasarnya relatif kecil sebab permohonan dalam negeri. Tetapi, dengan perkembangan ekonomi Iran, permohonan dalam negeri bisa bertambah, alhasil kurangi ekspor Iran.

7. Iraq (4,451,516 barrel per hari)

Sumber : republika.co.id

Irak merupakan negeri di Timur Tengah serta salah satu pengekspor minyak terbanyak di bumi. Pada 2018, Irak menciptakan dekat 4, 45 juta barel minyak per hari.

Walaupun terdapat penciptaan serta persediaan minyak dalam jumlah besar, beberapa besar cerang minyak serta gas di Irak belum dieksplorasi dengan cara mendalam. Oleh sebab itu, Irak jadi salah satu negeri target yang dibidik oleh banyak industri minyak bumi.

Zona tenaga Irak amat tergantung pada minyak. Lebih dari 96% generator listrik Irak membakar minyak buat menciptakan listrik. Tidak hanya berfungsi berarti di zona tenaga, minyak alam pula mensupport perekonomian Irak. Pada tahun 2009, zona minyak serta gas beramal 2 atau 3 dari PDB Irak.

Walaupun sedemikian itu, dampak dari Perang Teluk serta ganjaran yang diterimanya dari negeri lain, penciptaan zona minyak serta gas Irak hadapi penyusutan dalam sebagian tahun terakhir.

Baca juga : Daftar Pabrik Kertas Terbesar di Indonesia

8. Rusia (10,800,00 barrel per hari)

Sumber : market.bisnis.com

Rusia merupakan salah satu negeri terbanyak di bumi yang terdapat di Eurasia. Rusia merupakan produsen minyak terbanyak ketiga di bumi. Pada 2018, penciptaan setiap hari Rusia dekat 10, 8 juta barel.

Minyak yang dibuat di Rusia umumnya berawal dari Siberia, Siberia Timur. Tetapi saat ini ditemui pangkal minyak terkini, ialah aturan Bazhenov yang memiliki minyak kaku.

Kala Uni Soviet ambruk, pabrik minyak serta gas Rusia ambruk. Tetapi, semacam yang kita amati saat ini, pabrik migas Rusia mulai membaik, serta Rusia sukses mendiami posisi ketiga di antara produsen minyak.

9. Saudi Arabia (12,000,000 barrel per hari)

Sumber : intisari.grid.id

Arab Saudi merupakan salah satu negeri dengan penciptaan serta persediaan minyak terbanyak di bumi. Pada 2018, Arab menciptakan 12 juta barel minyak per hari.

Awal mulanya, pelacak minyak SOCAL Amerika menciptakan minyak Arab Saudi di Dammam. Temuan minyak dalam jumlah besar di Arab Saudi mengganti denah geopolitik Timur Tengah.

Minyak serta gas alam saat ini sudah jadi mesin perkembangan ekonomi Arab serta sukses mengubahnya dari negeri nomaden jadi negeri banyak. Beberapa besar minyak serta gas alam yang dibuat di Arab Saudi dipakai buat penuhi keinginan pasar ekspor alhasil jadi pangkal devisa untuk Arab Saudi.

 

10. Amerika Serikat (15,043,000 barrel per hari)

Sumber : m.kaskus.co.id

AS merupakan negara dengan produksi minyak tertinggi di dunia. Pada 2018, Amerika Serikat menghasilkan sekitar 15 juta barel minyak per hari. Amerika Serikat memiliki banyak sumber minyak, yang sebagian besar berasal dari Alaska, Texas, dan beberapa negara bagian lainnya.

Saat ini, karena ditemukannya minyak serpih dari serpih di Dakota Utara dan Montana, produksi minyak di Amerika Serikat telah meningkat secara substansial. Namun, tidak diketahui apakah menggunakan sumber daya ini dalam skala besar merupakan ide yang baik.

Eksploitasi minyak serpih berdampak serius terhadap lingkungan. Selain diduga menyebabkan gempa bumi akibat retakan pada batuan bawah tanah, penambangan serpih juga dapat mencemari air tanah.

Similar Posts