Uncategorized

10 Fakta Kekuatan Nuklir Iran yang Bikin Dunia Ketar-ketir

10 Fakta Kekuatan Nuklir Iran yang Bikin Dunia Ketar-ketir – Konon Iran memiliki program nuklir yang bisa dikembangkan menjadi senjata mematikan. Saya tidak tahu berapa banyak hulu ledak nuklir yang dimiliki Iran, mengingat mereka selalu bersikeras menggunakan program nuklirnya untuk mencapai kekuatan rakyatnya.

10 Fakta Kekuatan Nuklir Iran yang Bikin Dunia Ketar-ketir

Sumber : matamatapolitik.com

imrpublicationsRencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) Iran sebelumnya yang ditandatangani pada 2015 berjanji bahwa Teheran akan memberikan insentif ekonomi untuk membatasi program nuklirnya.

Namun, sejak Presiden Donald Trump memutuskan untuk menarik diri secara sepihak dari Amerika Serikat dan memberlakukan kembali sanksi pada tahun 2018, ekonomi Iran menjadi makmur.

Akibatnya, Teheran secara bertahap melanggar ketentuan perjanjian, menekan pihak-pihak yang tersisa dalam perjanjian tersebut, China, Rusia, Jerman, Prancis, dan Inggris.

Amerika Serikat sebelumnya ingin mencapai kesepakatan yang lebih luas dengan Iran, terutama berkenaan dengan cakupan rudal balistik nuklir dan perang proxy regional. Namun, Iran dengan tegas menolak untuk melunak, sementara Amerika Serikat masih mempertahankan sanksi, konon bangsa Mullah sudah memiliki program nuklir yang bisa dikembangkan menjadi senjata yang mematikan. Saya tidak tahu berapa hulu ledak nuklir yang dimiliki Iran, mengingat mereka selalu bersikeras menggunakan program nuklirnya untuk mencapai kekuatan rakyatnya.

Bahkan, Badan Energi Atom Internasional (IAEA) pada 2003 menegaskan bahwa Iran belum melakukan aktivitas nuklir untuk meningkatkan kemampuan material nuklirnya. Dua tahun kemudian, Iran dan Badan Energi Atom Internasional melakukan investigasi terhadap aktivitas nuklir di masa lalu.

Badan Energi Atom Internasional menyimpulkan bahwa Iran telah melakukan kegiatan nuklir untuk mengembangkan senjata nuklir hingga tahun 2003. Beberapa dari kegiatan tersebut berlangsung hingga tahun 2009, namun sejauh ini belum ada tanda-tanda bahwa senjata nuklir akan dikembangkan setelah tahun 2009.

Seperti dikutip matamatapolitik.com , berikut sepuluh Fakta penting tentang program nuklir Iran .Fakta tersebut membuat negara-negara Barat resah:

1. Kapan Iran mulai mengembangkan program nuklir?

Sumber : alinea.id

Pada dini 1957, Amerika Sindikat serta Iran meluncurkan program nuklir. Dikala itu, Iran di dasar kepemimpinan Shah memanglah mempunyai ikatan bagus dengan Mamak Sam( Mamak S).

Lekas sehabis itu, negeri itu merumuskan program nuklirnya pada tahun 1970 dengan sokongan Amerika Sindikat. Tetapi, suasana ini terhambat kala pemerintahan Shah digulingkan dalam Revolusi Islam 1979.

Baca juga : 5 Strategi Menjaga dan Mengembangkan Bisnis di Era Pandemi

2. Mengapa Barat khawatir dengan program nuklir Iran?

Sumber : bbc.com

Setelah Revolusi Islam, Iran secara bertahap mengembangkan tenaga nuklir, yang mereka klaim hanya digunakan untuk pembangkit listrik.

Namun, Badan Intelijen Pusat AS (CIA) memperkirakan negara tersebut tidak perlu mengganti listriknya dengan energi nuklir.

Tak hanya itu, negara-negara Barat juga menduga bahwa pengembangan nuklir Iran ditujukan untuk menciptakan bom atom.

Badan Energi Atom Internasional menyatakan pada tahun 2003 bahwa mereka telah menemukan pabrik uranium kelas atas di Natanz, Iran.

Produksi uranium Iran pernah dihentikan, tetapi setelah mencapai kesepakatan dengan Badan Energi Atom Internasional, Iran melanjutkan produksi pada tahun 2006.

3. Apa tindakan yang dilakukan organisasi internasional?

Sumber : cnnindonesia.com

Pada paruh kedua tahun 2006, Dewan Keamanan PBB juga menjatuhkan sanksi kepada Iran tanpa menghentikan program nuklirnya.

Sanksi tersebut kemudian diperluas untuk mencakup larangan penjualan senjata, larangan perjalanan, larangan penjualan minyak dan larangan tujuh tahun atas transaksi dengan bank-bank Iran.

4. Apakah Iran kapok?

Sumber : news.detik.com

Dengan harga minyak jatuh dan mata uang Iran jatuh hingga 80%, sanksi melumpuhkan ekonomi Iran. Pada 2012, Iran bahkan mengalami inflasi. Namun, meski sedang diselidiki oleh Amerika Serikat, dia sepertinya tidak takut.

Di sisi lain, Iran justru meningkatkan produksi uraniumnya menjadi 19.000 sentrifugal, awalnya hanya 3.000 sentrifugal pada tahun 2007.

5. Mengapa Iran dan negara Barat baru berunding belum lama ini?

Sumber : cnnindonesia.com

Pemerintah AS percaya bahwa sanksi yang dijatuhkan cukup untuk menghalangi Iran. Presiden Iran Hassan Rouhani juga dinilai lebih terbuka dibanding presiden sebelumnya, sehingga memudahkannya untuk bernegosiasi dengannya.

6. Seberapa canggih Iran memproduksi senjata nuklir?

Sumber : tekno.tempo.co

Sebuah organisasi anti-nuklir di Amerika Serikat mengatakan bahwa jika Iran tidak dihentikan, dapat menghasilkan bom nuklir dalam waktu satu bulan.

Mark Hibbs, pakar kebijakan nuklir di Carnegie Foundation for International Peace, membantah, jika Iran terus diblok, Iran hanya bisa memproduksi bom nuklir dalam satu hingga tiga tahun.

7. Tuntutan negara Barat kepada Iran mengenai progam nuklir ?

Sumber : kabar24.bisnis.com

Negara-negara barat menuntut Iran mengurangi tingkat uranium yang diproduksi hingga 20%.

Selain itu, Iran harus mengurangi stok uranium, menghentikan pembangunan fasilitas pengayaan uranium baru, dan menghentikan reaktor Arak, yang dapat menghasilkan p sebagai bahan alternatif untuk bom nuklir.

8. Apa yang imbalan yang diminta Iran jika menyetujui kesepakatan tersebut?

Iran mengharuskan negara- negara Barat buat kurangi ganjaran serta memperbolehkan Iran buat memproduksi uranium dalam jumlah kecil cocok dengan Akad Non- Proliferasi( pemisahan kepemilikan senjata nuklir) yang ditandatangani pada 1 Juli 1968.

Baca juga : Motif Jenderal Min Aung Hlaing Pimpin Kudeta Militer

9. Apakah Iran satu-satunya negara dengan program nuklir?

Sumber : bbc.com

Bukan karena anggota Dewan Kehormatan PBB (Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Rusia, dan China) juga memiliki senjata nuklir.

Federasi Ilmuwan Amerika juga memperkirakan bahwa Israel memiliki sekitar 80 senjata atom, tetapi Israel selalu menolak untuk mengkonfirmasi hal ini.

10. Mengapa negara lain tidak menghadapi banyak pengawasan?

Sumber : voaindonesia.com

Untuk negara yang belum menandatangani NPT, seperti India dan Pakistan, tidak ada tindakan yang bisa dilakukan.

Hibbs menyimpulkan: “Amerika Serikat hanya dapat mengambil beberapa langkah untuk menghentikan pengembangan nuklir Pakistan.”

Similar Posts